Categories
Tentang PPSKI

Sejarah PPSKI

Perkumpulan Pendidik Sains Kimia Indonesia (PPSKI) merupakan organisasi yang semula bernama Asosiasi Guru Kimia Indonesia (AGKI) yang telah berbadan hukum.

AGKI muncul pertama kali melalui grup di Facebook, sebagai ide spontan. Grup AGKI di Facebook pertama kali dibuat tanggal 14 Desember 2012. Nama grup tidak pernah berubah sejak Grup Asosiasi Guru Kimia Indonesia dibuat. Pembentukan grup AGKI bertujuan menjadi wadah berkumpul rekan seprofesi guru kimia (rukim) untuk saling berbagi pengalaman sebagai rukim. Wadah yang konsisten dan bersih dari kepentingan lain kecuali hanya untuk peningkatan kompetensi rukim.

Sifat grup dibuat tertutup agar dapat menyaring hanya rukim dan orang tertentu yang dapat membantu peningkatan dan dukungan kepada profesi rukim.

Peran Harry Jahja sebagai admin kedua grup AGKI di Facebook
Harry Jahja (Just Aie Wae) menjadi anggota grup sejak 10 November 2013 (kurang lebih setahun setelah grup AGKI di Facebook dibuat), dan karena keaktifannya membantu teman-teman anggota grup, sekitar awal tahun 2015, ia bersedia menjadi admin grup untuk membantu mengatur lalu lintas grup AGKI dan menyeleksi anggota yang ingin bergabung. Kala itu sedang ramai kesibukan persiapan rukim menghadapi uji kompetensi guru (UKG). Pertumbuhan pesat jumlah anggota karena banyak rukim yang berkepentingan untuk UKG. Setelah membantu mengurus grup selama 1,5 tahun, Harry Yahya meninggal dunia (24 November 2016).

Ide Pembentukan AGKI sebagai organisasi profesi
Gagasan dan tawaran pembentukan organisasi AGKI ini tercetus pada tanggal 15 Desember 2015 yang disambut dukungan dari semua anggota grup. Dukungan selain dari rukim juga datang dari pembina. (Tautan gagasan ini ada di https://www.facebook.com/groups/AsosiasiGuruKimia/permalink/939879279381852/). Mohon koreksi bila ada informasi lebih awal yang terlewat soal gagasan ini.

Selaku admin grup AGKI Facebook, penggagas grup bersama Harry Yahya berkomitmen untuk tidak akan masuk di kepengurusan level mana pun, sampai kapan pun, namun akan berusaha konsisten untuk selalu membantu organisasi untuk terus berkembang.

Sejak awal, andai AGKI benar menjadi organisasi profesi, beberapa anggota mengusulkan agar pengurus ini berasal dari rukim seputar DKI Jakarta dan Jawa Barat yang tidak jauh dari pusat pengambil kebijakan agar semua menjadi praktis, dan tetap menguntungkan AGKI. Setelah diskusi panjang antar sesama “anggota formatur” akhirnya disepakati format kepengurusan awal. Tugasnya adalah deklarasi organisasi dan menyiapkan segala sesuatunya hingga AGKI berbadan hukum, resmi. Selanjut segala sesuatunya dimusyawarahkan bersama.

Sebelum AGKI deklarasi dan sesuai dinamika grup AGKI di Facebook, banyak sekali informasi yang dibagikan dari anggota satu untuk anggota lainnya. Napasnya berbagi untuk semua. Tidak ada keuntungan pribadi, yang ada adalah kepentingan dan keuntungan organisasi untuk anggota. Komitmen bila ada aktivitas anggota yang mengambil keuntungan tanpa memberikan kontribusi ke AGKI maka hal ini tidak diizinkan.

Seiring meningkatnya aktivitas grup jumlah admin bertambah dengan dinamika sesuai kebutuhan dan keaktifan admin itu sendiri.

Fokus diskusi grup AGKI memang dipusatkan di Facebook dengan banyak pertimbangan. Beberapa anggota ada yang berinisiatif membuat grup di media sosial lain dengan jumlah tidak terkendali untuk tujuan tertentu. Semua diserahkan kepada admin, dan hal itu menjadi tanggung jawab admin dan anggota grup masing-masing. Secara organisasi AGKI tidak bertanggung jawab atas konten di dalamnya.

Deklarasi AGKI di Jakarta
Asosiasi Guru Kimia Indonesia (AGKI), dideklarasikan di LPMP Jakarta pada tanggal 22 Januari 2017 dengan dihadiri dewan pembina: Prof. Dr. Suandi Sidauruk, M.Pd. (Universitas Palangkaraya), Dr. Ida Farida, M.Pd. (UIN Bandung), Dr. Maria Paristiowati, M.Si. (UNJ), Muhammad Ihsan (CEO Media Guru Sekarang, hadir secara informal jelang deklarasi) dan perwakilan guru kimia seluruh provinsi di Indonesia.

Pengukuhan pengurus awal organisasi profesi guru kimia dengan nama Asosiasi Guru Kimia Indonesia (AGKI) sebagai ketua umum rintisan adalah Drs. Jaenudin, M.Si. dan Sekretaris Aang Suhendar, M.Si. dengan beberapa pengurus organisasi. Pengukuhan pengurus dilakukan pada tanggal 22 Januari 2017 di Gedung Pertemuan LPMP Jakarta difasilitasi oleh guru kimia wilayah DKI Jakarta sebagai tuan rumah.

2 replies on “Sejarah PPSKI”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *